Super short story #6
Di tahun 2377 semua jenis bunga kehilangan namanya. Sudah lama sekali sejak bunga-bunga di dunia ini menjadi tidak bernama. Sekarang mereka dibedakan berdasarkan warnanya dan hanya warnanya saja. Bunga merah, bunga kuning, bunga ungu, bunga putih, bunga merah muda, dan lain sebagainya.
Suatu hari seorang kakek berusia 213 tahun mampir ke sebuah toko bunga kecil yang terletak di bawah puing-puing gedung perkantoran di tengah kota.
“Berikan aku setengah kotak bunga tulip dan isi setengah sisanya dengan bunga sepatu.”
“maaf tidak ada bunga tulip dan bunga sepatu di sini. Kalau anda mau, saya bisa memberi anda bunga putih dan bunga kuning ini sebagai gantinya.”
“Kalau begitu berikan aku seikat penuh bunga matahari yang paling besar yang kau punya.”
Lima menit kemudian pemilik toko memberikan seikat penuh bunga berwarna merah muda yang tangkainya penuh dengan duri kepada sang kakek. Senyum sang kakek mengembang lebar. Dengan gembira ia membayar dengan uang berlebih lalu melangkah keluar toko sambil bersenandung.
dikutip dari halaman 103 sebuah novel berjudul “Perang Alien Kedua Meletus Ketika Aku Sedang Mencuci Piring Tengah Malam”.