Sergius Gustaf

Super short story #3

super short story

Setelah lima tahun bekerja sebagai barista di kedai kopi kecil pinggir kota, akhirnya gadis itu bertanya kepada sang owner.

“Pak, selama lima tahun ini saya digaji sangat tinggi, bahkan jauh lebih tinggi dari UMR kota ini, tetapi kopi yang kita jual terlampau sangat murah. Belum lagi biaya operasional kedai ini. Apa bapak tidak merugi kalau begini terus?”

sembari membersihkan meja bar dan mesin espresso, beliau menjawab

“Saya tidak pernah merasa merugi dari bisnis kedai ini. Satu-satunya impian saya saat ini adalah menghabiskan uang hasil korupsi saya tujuh tahun lalu. Itulah mengapa kedai ini tetap saya pertahankan.”

beliau berhenti sejenak, meminum segelas cappuccino buatannya sendiri, kemudian melanjutkan.

“Saya tidak pernah mengira, membantu orang-orang sekaligus menebus dosa akan semenyenangkan ini.”

dikutip dari halaman 273 sebuah novel berjudul “10 Miliar Rupiah yang Perlahan Mengalir Keluar dari Kedai Kopi Pinggir Kota”